bengkel las jogja, tukang las jogja, jasa las jogja, jasa las besi

Perbedaan Mesin Las Karbit dan Mesin Las Listrik

30/04/2020 1148

Pada era industrialisasi saat ini, pengelasan merupakan pekerjaan yang sangat penting demi menunjang pembangunan yang berbasis teknologi, baik itu bidang konstruksi maupun peralatan sehari-hari. Sebelumnya kita telah membahas apa itu pengelasan atau welding, dan juga bagaimana cara memilih mesin las terbaik. Mesin las adalah alat yang digunakan untuk menyambung material seperti besi atau logam agar menjadi kesatuan bentuk yang diinginkan sesuai fungsinya. Mesin las dibagi menjadi 2 jenis, yaitu mesin las karbit dan mesin las listrik. Prinsip kerja mesin las sendiri adalah dengan cara membakar atau memanaskan sebuah kawat khusus untuk pengelasan dengan energi panas yang dihasilkan dari gas asetilena (acetylene) untuk mesin las karbit dan dari aliran listrik untuk mesin las listrik.

Aliran listrik dan gas asetilena (acetylene) diubah menjadi api las yang nantinya akan membakar, dan melelehkan kawat las, sehingga api dan lelehan yang dihasilkan tersebut dapat menyambung 2 atau lebih besi menjadi kesatuan bentuk  yang diinginkan. Walaupun berbeda jenis sumber api, kedua jenis mesin las tersebut memiliki kekuatan yang sama, sehingga keduanya baik untuk diaplikasikan dalam pengelasan industri maupun rumah tangga.

Meskipun demikian, tetap ada perbedaan dan kekurangan kelebihan dari 2 jenis mesin las tersebut, yang mana dapat menjadi pertimbangan dalam memilih jenis mesin las yang akan digunakan.

MESIN LAS KARBIT

Mesin las karbit

Mesin las karbit sangat cocok untuk digunakan dalam pengelasan pada objek kecil dan tipis. Mesin las karbit ini memiliki kelebihan dan kekurangan dibanding mesin las listrik, yaitu sebagai berikut:

Kelebihan

  • Peralatan yang digunakan lebih murah. Cukup menggunakan korek api dan kawat las.
  • Pemeliharaan dan perawatan mesin las karbit yang lebih murah.
  • Tehnik pengelasan relative mudah (tidak perlu mempelajari tehnik khusus).
  • Cocok untuk pengelasan besi / logam kecil (maksimal 2mm).

Kekurangan

  • Ukuran tabung besar, sehingga sulit untuk dipindah/dibawa ke tempat lain.
  • Harga tabung gas lebih mahal untuk modal awal.
  • Selang las panjang, membuat sedikit mengganggu jika ingin melakukan pengelasan dengan berpindah posisi.
  • Dengan maksimal ketebalan yang hanya 2mm, mesin las karbit tidak cocok untuk pengelasan besi / logam diatas 2mm.

MESIN LAS LISTRIK

Mesin Las Rhino MMA 500A

Mesin las listrik sendiri terbagi dari beberapa jenis dan fungsi berbeda. Mesin las ini juga sangat cocok untuk melakukan pengelasan pada objek las yang memiliki ketebalan lebih dari 2mm. Sebelumnya kita akan bahas terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya dibawah ini:

Kelebihan

  • Ukuran yang menyesuaikan kapasitas yang kita pilih, sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan dan mudah jika ingin dipindah / dibawa kemanapun kita mau.
  • Harga kawat las yang lebih murah.
  • Penggunaan listrik menyesuaikan kebutuhan dalam pengelasan objek yang dapat diatur.
  • Pada saat ini banyak mesin las yang menggunakan teknologi inverter yang dapat menghemat listrik.
  • Selain listrik PLN, mesin las ini juga dapat digunakan dengan sumber listrik genset.

Kekurangan

  • Dengan menggunakan listrik, berarti kita harus menyiapkan biaya listrik yang akan digunakan , baik itu bersumber dari listrik PLN maupun genset.
  • Untuk mesin las tertentu membutuhkan skill pengelasan yang khusus.
  • Kabel listrik yang diberikan dalam paket mesin las biasanya pendek, sehingga pekerjaan pengelasan harus dekat dengan sumber listrik.



Copyright 2020 Bengkel Las Jogja. All rights reserved. Website by Jogja Media Web.
Today Visitors: 1 Total Visitors: 12065 Online Visitors: 1